IBADAH DAN KESEHATAN

 1.Shalat dan Olahraga

Dalam konteks keindonesiaan, olahraga sangat penting. Melihat pentingnya, Indonesia memiliki Menteri Olahraga. Untuk menghidupkan olahraga tidak jarang uang dihamburkan, kadang nilai kemanusiaan, nilai keagamaan dilanggar. 

Manfaat fisiologis posisi shalat menurut Moimuddin sebagaima na dikutip oleh Sentot Haryanto sebagai berikut:

 Posisi tegak sebelum takbiratulihram. Posisi ini, tubuh merasa  dibebaskan dari beban karena pembagian beban ditanggung sama  oleh kedua kaki. Punggung lurus, sehingga memperbaiki postur.Pi- kiran dikendalikan oleh akal budi. Pandangan dipertajam dengan  memfokuskan pada lantai, tempat sujud. Otot-otot punggung bagian  atas dan bawah dipadukan membentuk suatu kesatuan tujuan.72 Dari uraian di atas, maka dapat digarisbawahi, posisi berdiri  tegak lurus sebelum melaksanakan shalat itu posisi rileks yang bermanfaat untuk memperbaiki postur tubuh yang baik. 

Posisi kedua adalah setelah mengucapkan takbiratul ihram. Posisi ini ada beberapa mazhab. Ada yang berpendapat seperti berdiri  biasa, ada yang tangannya dilipat di bawah pusar, dan ada yang di  atas dada. Perbedaan pendapat itu tidak akan dikupas dalam tulisan  ini, tetapi yang akan dikomentari adalah efek kesehatannya. Posisi  ini memperpanjang konsentrasi. Sikap ini mengendorkan kaki dan  punggung, menimbulkan perasaan kerendahan hati, kesederhanaan,  dan kesalehan. Dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an atau doa menyebabkan atau merangsang penyebaran sembilan puluh sembilan nama Tuhan (al-asma al-husnฤ) ke seluruh tubuh, pikiran, dan jiwa.

Posisi ketiga (ruku). Sikap ini melonggarkan otot-otot punggung bagian bawah, paha, dan betis. Darah dipompa ke batang tubuh bagian atas. Melonggarkan otot-otot perut, abdomen, dan ginjal. Postur ini menambah kepribadian, menimbulkan kebaikan hati dan keselarasan batin.

Posisi i’tidal menjadikan darah segar bergerak naik ke batang tubuh pada postur sebelumnya kembali ke keadaan semula dengan membawa toksin. Tubuh santai kembali dan melepaskan ketegangan.

Posisi sujud. Posisi lutut memungkinkan otot-otot perut berkembang. Menambah aliran darah ke bagian atas tubuh, terutama kepa-la (mata, telinga, dan hidung) serta paru-paru. Posisi ini memungkinkan toksin-toksin dibersihkan oleh darah. Bagi wanita hamil, gunanya mempertahankan posisi benar janin.

Dalam islam.com memuat 20 manfaat sujud untuk kesehatan. 

1.Melancarkan aliran getah bening

2.Mengalirkan oksigen

3.Memudahkan persalinan

4.memperlancar pencernaan dan mencegah wasir

5. Memperbaiki fungsi kelenjar susu

6. Meningkatkan kecerdasan otak





Referensi

Abdullah, Taufik dan Rusli Karim. Metodologi Penelitian Agama. Cet. III. Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya. 1991. 

Al-Ba’dani, Abu Thalhah Muhammad Yunus ‘Abddussatar Faishal bin ‘Ali. Haji: Jalan-Jalan atau Ibadah?. Terjemahan Arif Fahruddin.  Jakarta: Maghfirah Pustaka. 2006.








Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HAL-HAL JIKA INGIN SELAMAT DUNIA DAN AKHIRAT

Tingkah laku terpuji